skip to main |
skip to sidebar
.....
Detik demi detik berlalu dan berlari, aku masih duduk diam disini. Menunggu sesuatu yang tidak aku tahu pasti, menunggu sesuatu sampai tak mampu berfikir. Kelu dan kelabunya sang malam, sangat menyiksaku.
Aku menatap bintang, bulan dan langit gelap yang bermain sepanjang waktu. Aku hanya terDIAM................Pikiranku kosong, tanpa ada satu pun pikiran yang berjelaga dipikirku. Aku benar-benar merasa hampa!
Perlahan kupejamkan mata, kuraih sebuah pasir dan kugenggam. Rasanya begitu dingin................. Tak ada kata, tak ada tersebitpun pikiran, tak ada siapa-siapa. Hanya suara alam beralun merdu, desiran ombak yang berayun. Kepakan daun yang beradu-adu, angin yang mengalun tak tentu arah, indah,,, harmonis,,,romantis.
Aku biarkan pasir menerima gravitasi bumi, aku pun menjatuhkan diri dalam kumpulan butiran pasir.
Tanpa ada aba-aba dari siapapun, ada sebutir air mengalir dari pelupuk kedua mataku. Rasanya sakit sekali didada, hingga aku mulai merasa sesak.
Tak ada yang memelukku, apalagi meraih airmata ini agar tak lagi mengalir. Aku tahu,,, aku harus mengerti,,, karena aku sendiri disini, seperti biasa!!!
Semakin banyak bintang bertaburan, semakin deras ia mengalir.
Kamu,,,ya kamu,,, aku merindukanmu.
"Aku hanya seoarang aku tanpamu, tak pernah tercipta kata kita ataupun kamu. Meskipun aku terbiasa sendiri, aku lebih menyukai jika kamu ada dengan semua yang ada dikamu. Ketika kamu memberi tanpa pernah aku meminta. Ketika sebuah cerita menjadi lebih indah, ketika kamu dengan sangat antusias mendengar ceritaku meskipun mungkin membosankan. Ketika kamu menopangku dengan gagah setiap saat, karena kamu mengerti betapa rapuhnya aku. Ketika kamu memahami betapa lelah dan cerobohnya aku, tapi kamu tidak memarahiku, kamu malah berkata 'lain kali hati-hati'. Tak pernah ada yang memahami aku seperti kamu memahamiku. Dan ketika sebuah ibadah memiliki nilai lain. Sehingga rasanya aku akan selalu berusaha memberikan lebih dari yang telah kamu berikan padaku. Kamu adalah anugerah terbaik yang Alloh takdirkan untukku...."
Dimana kamu??? aku hampir mati, jiwaku sendiri menunggumu... Doaku selalu sama setiap saat, pintaku tak berubah, kamu!
Dan ketika semua tak jua menjadikanmu hadir, apa yang harus aku lakukan Cinta? Tolong berikan aku sedikit saja nasehat, petunjuk, mimpi atau apapun itu agar jiwaku tetap tegar berdiri menunggumu disini.
Aku.........benar-benar merindukanmu !!!!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar