Bulan ini adalah penanda pertambahan usiaku, perjalanan episode demi episode terasa begitu cepat beralalu. Ada begitu banyak pemeran pendukung yang datang dan pergi.
Semua menjadi bagian yang tak terpisahkan.
Ada banyak yang setia mendampingi dalam suka dan duka, ada juga yang hilang entah kemana.
Aku belum merasa ada perubahan siginifikan dalam perkembanganku mencapai titik keinginan yang aku ingin raih.
Manusiawi sekali sih, ketika merasa belum cukup dengan yang sudah ada.
Sudah dikasih lulus kuliah, minta kerja.
Sudah dikasih kerja, minta naik gaji.
Sudah naik gaji, minta jodoh.
What's next?
We'll start the story in June of this year ...
Setelah mendapatkan rezeki, akhirnya niatan pakai behel kesampaian juga.
Akhirnya aku bisa memakai behel dengan bahan ceramic, meskipun kata orang mahaaaallll... tapi aku engga berhenti mencari harga termurah untuk ini.
Taraaaaaaa........!!!!
Engga gitu keliatan pakai behel kan? Karena bahannya ceramic, jadi sewarna sama warna gigi.
Perjuangan pakai behel baru dimulai.
Proses menuju meratakan gigi menyusakan! Selain harus mengalami sariawan dimana-mana dan sebesar buah cerry, gigi juga harus dicabut (kalau mau mundur giginya, kalau cuma rapihin aja sih ga perlu).
Engga nanggung-nanggung, 4 cuy!!
Gigi geraham deket taring sebelah atas,bawah,kanan,kiri.
Tapi karena gigi gerahamku ada yang bermasalah, aku pilih yang bermasalah.
Dokternya sih engga nyaranin cabut yang ini, karena nanti space untuk lidah terlalu sempit. Tapi rasanya sayang banget nyabut gigi yang bagus, mempertahankan gigi yang rusak. Apalagi biaya tambel gigi rusak sampe setengah harga behel sendiri..
Gubrak!!!!
Setelah dikasih waktu seminggu berfikir dan konsul sama keluarga, akhirnya diputuskan cabut aja gigi geraham yang bermasalah. Sebelah kanan lancar jaya... Pas sebelah kiri, waduh.......
Mari dibayangkan. Aku sudah disuntik ampul 4 suntikan, minum obat Kataflam (pereda sakit), masih merasa sakit sampai kepala dan lidah berasa keram. DRG nya pun menyeah. Aku diminta balik lagi 2 hari kemudian. Dengan gigi setengah kecabut, aku pulang. Kalian tau rasanya kaya apa?
Rasanya kepala ini mau dipecahkan dan kemudian tidak mendengar suara apapun, tidak mau bergerak dan tidak mau makan. Tapi bukan anak Pak Jack, kalau bisa nahan lapar. Makan tetap semangat 45!
Dan pada hari berikutnya, gigi ini berhasil dicabut!!!
YEAY....!!!! #prok-prok
Tapi belum selesai ternyata kawan-kawan,,,,T_T
Seminggu setelah dicabut, gusi bekas gigi masih sakit luar binasa (biasa maksudnya).
Setelah di cek ke DRG, terjadi pendarahan didalam. Dan kata DRG, harus dikuret (Hua,,, (-----,----'')).
ALhamdulillah selesai cerita behel, karena setelah kuret semua berjalan normal kembali. fuih,,, leganya....
Ga taunya kantong jebol!!!
Setelah diitung-itung, udah abis 1/4 dari harga behel. Alhasil gaji untuk bulan Juni ludes... Mana mau ultah.....
Bener aja deh, tahun ini 'extraordinarily' !!!
Ulang tahun kali ini semua serba sederhana dan simple. Mungkin ALLAH sedang kasih tau aku, stop menjadikan ulang tahun menjadi hari spesial, biasa aja kali!!!
Akhirnya berhasil...!!!
Dengan segala yang aku punya, aku bersyukur bangettttt,,,
Orang tuaku adalah penyemangatku bertahan. Aku mau mereka bahagia...
Apalagi sekarang aku punya 4 keponakan yang sayang banget sama aku. Ketika aku dicium, dipeluk dan disayang mereka, rasanya duniaku penuh cinta. Senyuman mereka, tingkah mereka, dan kepolosan mereka buatku merasa bahagia. Alhamdulillah mereka bukan hanya cantik dan tampan, tapi mereka pintar dan soleh/solehah. Jadi terbayang punya anak sendiri, rasanya pasti lebih dari ini ya....
Subhanallah,,,I Love Them All...
Mulailah timbul harapan punya keluarga kecil sendiri, dengan suami yang soleh dan mencintai keluarga, anak-anak yang tampan-cantik, soleh/solehah dan kemapanan kehidupan. Perdebatan batin pun dimulai,,,,,,,,
Ada seseorang yang bilang ke mama begini, "Kasian sama Citra. Semoga dia bisa mempercantik dirinya, setelah giginya rapi terus bawa ke klinik estetika aja, siapa tau gampang jodohnya".
Meskipun maksudnya baik, tapi entahlah,,, ada makna yang menyinggung hati.
Apalagi didukung dengan semua orang yang meminta aku engga masang foto ini :
Katanya kaya betty lafea,, T_T
Ada lagi yang perkataan orang yang kali ini menyinggung, meskipun sudah dari dulu sejak kenal dia suka mengejek. Tapi kali ini aku merasa tersinggung sekali.
Cerita berawal dari salah satu teman kantor yang minta bantuan perbaiki strapless, kemudian Si A ini bilang :
"Coba pakai hidungnya Citra, pasti bisa!" sambil tertawa terbahak-bahak.
Rasanya marah sekali!
Aku tidak pernah minta hidungku seperti ini, besar dan tidak bertulang tinggi. Jadi stop menghina hidung, fisik dan kekuranganku!!!
Jangan juga merendahkanku hanya karena aku tidak punya kekasih.
Setiap kalian tertawa setelah mengejekku seakan-akan aku perawan tua, jelek dan tidak laku, aku sedih sekali....
Rasanya ingin menampar muka kalian, tapi seperti biasa. Aku tidak bisa! Aku cuma bisa menyendiri, malu kemudian menghilang dari keramaian.
Ingin rasanya kusampaikan pada ALLAH, inginku keluhkan semua rasa, tapi tidak keluar. Hanya ada rasa kecewa...
Aku tidak bisa membuktikan pada mereka saat ini bahwa kecantikan, punya pacar bisa menjamin kehidupan seseorang itu lebih baik dari yang bermuka tak rupawan dan tak punya pacar. Tapi aku percaya ALLAH bisa melakukannya.
Office,,, ya my office,,, ikut-ikutan membawa suasana Juni tahun ini semakin amburadul!
Si A, seorang yang baru dikasih kepercayaan atasan, kemudian bertingkah seperti layaknya seorang boss besar. Dengan suka hati menerapkan kebijakan yang seenaknya dia. Aku disuruh seminggu 2x harus ke cikupa, kasih kerjaan untuk beresin kerjaan orang-orang yang engga beres! Aku merasa seperti pembersih debu! Mereka yang buat kekacauan, aku yang bagian merapihkan.
Seperti biasa mari kita ambil positive nya, yaitu ALLAH sedang memberikan aku peluang belajar diberbagai bidang. Hehehe...
Aku hanya berharap, ALLAH selalu memberikan sedikit saja kasih sayang NYA untukku, selamanya... Aamiin.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar